LARANGAN MENCERITAKAN MIMPI BURUK
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Jika akhir zaman sudah semakin dekat maka mimpi seorang muslim hampir selalu menjadi nyata dan orang yang paling benar mimpinya adalah orang yang paling jujur ucapannya. Mimpi seorang muslim merupakan satu bagian dari 45 bagian dari kenabian. Mimpi itu ada tiga macam:
Mimpi yang baik merupakan kabar gembira dari Allah.
Mimpi buruk berasal dari syaitan.
Dan mimpi yang sekedar bisikan saja (bunga tidur). Jika salah seorang kalian melihat mimpi buruk maka hendaklah ia bangkit melaksanakan shalat dan jangan ia ceritakan kepada orang-orang,” (HR Bukhari 7017 dan Muslim 2263)
Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah r.a, “Bahwasanya rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam didatangi seorang Arab Badui dan berkata, ‘Aku bermimpi bahwa kepalaku dipenggal lalu akui mengikuti kepalaku yang menggelinding.’ Kemudian Nabi saw. mencela Arab Badui tersebut dan bersabda, ‘Jangan engkau ceritakan kisah syaitan yang mempermainkanmu disaat engkau tidur’,” (HR Muslim 2268)
Diriwayatkan dari Abu Usamah, ia berkata:
“Aku pernah melihat sebuah mimpi yang membuat aku sakit hingga aku mendengar Qatadah berkata, ‘Aku pernah melihat sebuah mimpi yang membuat aku sakit hingga aku mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Mimpi baik berasal dari Allah. Jika salah seorang kalian melihat apa yang kalian sukai maka janganlah ia ceritakan mimpi tersebut kecuali kepada orang yang menyukainya saja dan jika ia melihat mimpi yang tidak ia sukai maka hendaklah ia meminta perlindungan kepada Allah dari kejahatan mimpi tersebut dan dari kejahatan syaitan, kemudian meludah lah tiga kali dan jangan ia ceritakan kepada siapapun, sebab mimpi itu tidak akan mendatangkan kemudharatan’,” (HR Bukhari [7044] dan Muslim 2261)
Diriwayatkan dari Abu Sa’id al-Khudri r.a, “Bahwa ia pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Jika salah seorang kalian melihat mimpi yang ia sukai, sesungguhnya mimpi tersebut dari Allah, hendaklah ia memuji Allah atas mimpi tersebut dan silahkan beritahu orang lain. Dan apabila ia melihat mimpi yang tidak ia sukai, sesungguhnya mimpi tersebut dari syaitan, hendaklah ia memohon perlindungan kepada Allah dari kejahatan mimpi tersebut dan jangan ia ceritakan kepada siapapun, sebab mimpi tersebut tidak akan mendatangkan mudharat’,” (HR Bukhari [7045]).
5 HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN
Ibnu Qayyim al-Jauziyyah berkata dalam kitabnya Zaadul Maa’ad (II/457), tentang mimpi buruk:
“Perintahkan agar ia melaksanakan lima hal:
1.Meludah ke sebelah kiri.
2.Memohon perlindungan kepada Allah dari gangguan syaitan.
3.Jangan ia ceritkan kepada siapapun.
4.Merubah posisi tidurnya.
5.Bangkit berdiri melaksanakan shalat.
Barangsiapa melakukan lima hal itu maka mimpi buruk itu tidak akan memudharatkannya sedikit pun, bahkan dapat menolak kejelekan mimpi tersebut.” Wallahu A'laam bis shawab
"Semoga Allah melindungi kita semua dari was-was dan tipu daya syaitan dan segala penyakit hati....Aamiin Ya Rabbal 'Aalamiin..."
0 komentar:
Posting Komentar